< img src="https://d5nxst8fruw4z.cloudfront.net/atrk.gif?account=Uueio1IWNa10zM" style="display:none" height="1" width="1" alt="" />
Baca
Berita, Video dan Humor
closeDownload
Buka sekarang
share icon

Tokyo International Film Festival ke-29 Kembali Digelar

Beritasatu

Jakarta - Tokyo International Film Festival (TIFF) 2016 kembali digelar untuk ke-29 kalinya pada 25 Oktober hingga 3 November di Roppongi Hills, Ex Theater Roppongi, dan beberapa teater di Tokyo. Festival yang diselenggarakan setiap tahun ini, bertema Crosscut Asia: Colorful Indonesia.

TIFF bekerja sama dengan The Japan Foundation Asia Center dengan berfokus di wilayah Asia Tenggara. Festival ini bertujuan untuk pertukaran karya guna meningkatkan interaksi antara pembuat film Jepang dan Indonesia. Program kerja sama TIFF dengan The Japan Foundation Asia Center ini dimulai sejak 2014 di mana menayangkan film-film box office dari Thailand yang berjudul "Teacher's Diary", kemudian pada 2015 lalu menghadirkan film box office dari Filipina karya Brillante Mendoza.

"Saat ini lebih penting lagi sebuah inisiatif kerja sama dalam bertukar karya, di mana keterbukaan demokrasi keberanian dalam membuat program ini menggambarkan film di Indonesia yang dikompilasikan secara lengkap melalui film," kata Sutradara Riri Riza, Selasa (18/10).

Berbeda dengan dua tahun sebelumnya, festival kali ini fokus menyorot keberagaman Indonesia yang dituang ke dalam 10 film karya sutradara kebanggaan Indonesia. Harapannya dengan diadakan festival ini masyarakat Indonesia menjadi lebih menghormati dan mengapresiasi karya-karya film dalam negeri juga. Sebagai pertukarannya, pada 24-27 November 2016 akan diselenggarakan film-film Jepang di Japanese Film Festival, di Cinemaxx FX Sudirman.

Sesuai dengan temanya yakni Colorful Indonesia, maka film yang akan ditayangkan juga bertemakan berbagai macam cerita. Seperti film Following Diana karya Kamila Andini dengan Raihaanun sebagai karakter utamanya, yang lebih mengunggulkan bagaimana perempuan memerankan peran-perannya dalam lingkup keluarga.

"TIFF menjadi salah satu festival yang memotivasi para pembuat film untuk terus berkarya. Bukan hanya sekali saja menampilkan filmnya, namun juga terus berkali-kali," tutur Kamila Andini.

Nantinya ada 11 film, di mana tiga diantaranya merupakan film Trilogy karya Teddy Soeriaatmadja. Film-film tersebut adalah Emma Mother (2016) karya Riri Riza, Lovely Man (2011), Something in the Way (2013), About A Woman (2014) karya Teddy Soeriaatmadja, Catatan Dodol Calon Dokter (2016) karya Ifa Isfansya, Filosofi Kopi (2015) karya Angga Dwimas Sasongko, Fiksi (2008) karya Mouly Surya, Ini Kisah Tiga Dara (2016) karya Nia Dinata, Someone's Wife In The Boat of Someone's Husband (2013) karya Edwin, Following Diana (2015) karya Kamila Andini, dan After The Curfew (1954) karya Usmar Ismail.

Talitha Claresta/CAH

BeritaSatu.com

LIHAT SUMBER DOWNLOAD BACA, BERITA SERU DAN PRAKTIS!